16 Jan 2016

Alasanku Tetap Bertahan

Alasanku Tetap Bertahan

Ini perihal seseorang yang menunggu sesuatu yang tak lagi ingin dituggu.
            Setiap petang aku selalu datang, menungu senja untuk pulang. Berharap dapat menikmati mega yang sungguh menawan, berdua merasakan kenyamanan. Tetap itu masihlah angan, karena harapanku hanya berbuah kekecewaan. Entah untuk keberapa kalinya aku harus kesakitan sendirian.
Hingga suatu saat aku kelelahan, aku lelah kau abaikan. Menjadi seseorang yang mempejuangkan, tetapi tak penah kau hiraukan. Saat itu pula aku memilih pergi bersama gemintang, Ia lah yang selalu menemaniku saat gelap datang, saat aku kau tinggalkan, saat kau seenaknya pergi tanpa meninggalkan pesan. Cahayanya pun terang, indah menawan. Dia juga mau ku ajak berjuang, sehingga aku tak sakit sendirian.
            Tetapi senja, maaf, itu bukanlah kebahagiaan yang ku ceritakan, itu hanya kebohogan. Sejujurnya aku tak bisa merasakan kenyamanan, kejamnya lagi aku tak bisa memberikan ketulusan hatiku kepadanya. Karena pada dasarnya aku hanya mencintaimu. Bukan dia!
Itulah yang membuatku pada akhirnya meninggalkan, kembali sendiri, menunggu meski tanpa kepastian, alasannya karena hatiku telah kujatuhkan sepenuhnya padamu, namamu telah ku tanam begitu dalam pada lubuk hatiku. Engkau pun pasti paham ini bukan pilihan atau inginku, jikapun aku boleh memilih pasti akan kujatuhkan hatiku pada sesoang yang mau sama-sama berjuang. Seseorang yang memberikan tawa bukan yang selalu menghadirkan kecewa. Tetapi mau bagaimana lagi, perasaan memang tak bisa dipaksakan.
Padamu senja…

Aku masih ingin disini, meski sendiri . memupuk rindu merajut impian bersamamu. Jika memang masih kau perbolehkan aku masih mau berjuang, aku ingin terus menunggu. Apapun itu asal demi  engkau. Aku mau !!

Amelia P S

0 komentar: