24 Agu 2015

Jika Aku Memang Tidak Benar-Benar Kau Inginkan

Jika Aku Memang Tidak Benar-Benar Kau Inginkan.




Kepada kamu yang mengajaku tenggelam pada sebuah perasaan. Jangan hadirkan nyaman jika memang akhirnya kamu berubah sedingin angin malam. Kau mengajaku berlari begitu jauh dan tiba-tiba meninggalkanku ditengah jalan, hingga aku sadar mungkin aku hanyalah pelampiasan. Jika memang ia saja yang kau inginkan, mengapa kau juga beri aku harapan?.
Kamu sendiri yang menyebar benih cinta itu, kau sirami dengan sabar, kau pupuk dengan kasih sayang hingga tiba cinta itu tumbuh subur . dengan tega kau injak-injak hingga hancur lebur. Kau ucap tak ingin kehilangan, namun akhirnya kamu sendiri yang membuang. Jawab,tolong jawab apa maumu?. Kamu tahu akupun juga punya hati, aku pun juga ingin kau hargai. Bukan seseorang yang seenaknya kau jadikan pengisi di waktu kosongmu. Kau jadikan pelampiasanmu.
Terkadang aku juga ingin merasakan menjadi kamu, seseorang yang tak berperasaan, yang mematahkan harapan saat aku mulai memperjuangkan. Menjadi yang di harapkan dan akhirnya mengecewakan, orang yang berjanji namun ternyata ia ingkari. Pergi seenaknya tanpa merasa bersalah akan sakitku ini.
Sudahlah , ini bukan salahmu. Ini adalah salahku yang terlalu mudah menerima uluran tanganmu saat itu, yang terlalu mempercayaimu. Percaya bahwa kau akan terus menggenggamku, percaya bahwa semua akan berakhir bahagia, namun aku lupa bahwa perasaan bisa berubah tiba-tiba. Dan aku tak sempat mempersiapkan diri untuk hal itu. aku kini hanya seseorang yang masih belum bisa melepaskan sesuatu yang seharsnya aku iklhaskan,  Untukmu lagi jika memang pada akhirnya kau tak bisa hadirkan bahagia, mengapa kau beri aku luka?

21 agustus 2015

Amelia P S

0 komentar: